June 16, 2024

Sebanyak 50 Desa Wisata di Indonesia telah diumumkan untuk masuk menjadi 50 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022 pada (27/04/2022). Termasuk dua diantaranya adalah desa wisata di Nusa Tenggara Barat.

1. Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022

Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) kembali digelar pada tahun 2022. Ajang ini merupakan salah satu program unggulan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dalam pengembangan desa wisata di Indonesia.

Program ini telah diadakan sejak tahun 2021 dan diharapkan dapat menjadi lokomotif penggerak untuk pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Pada tahun 2022 Kemenparekraf menargetkan 3.000 peserta dari 34 provinsi yang ada di tanah air dan terdapat 7 kategori yang dinilai pada ADWI tahun ini, yaitu: Daya tarik pengunjung yang memiliki keunikan dan keaslian alam dan buatan, Homestay, Suvenir, Digital dan Kreatif, Toilet Umum, CHSE, dan Kelembagaan Desa.

Dari target perserta yang telah ditetapkan, ternyata desa wisata yang mendaftar ADWI 2022 melebihi target, yakni sebanyak 3.419 desa wisata dan telah dikurasi menjadi 50 Besar.

“Pada 2022, ada 3.419 desa wisata, ini merupakan semangat kebangkitan bagi kita semua. Selamat kepada 50 Besar ADWI yang telah berhasil lolos kurasi dari 500 besar, 300 besar, 100 besar, dan 50 besar”, ujar Menparekraf Sandiga Uno saat menyapa secara virtual dalam Bimbingan Teknis 50 Besar ADWI 2022 dikutip dari kemenparekraf.go.id.

2. Desa Wisata NTB Masuk 50 Besar ADWI 2022

Sebanyak dua desa wisata di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) masuk 50 Besar ADWI 2022. Sebelumnya, pada 2021 terdapat tiga desa wisata yang masuk 50 Besar.

Dua desa wisata yang masuk tahun ini, yaitu Desa Wisata Taman Loang Baloq (Kota Mataram) dan Desa Wisata Buwun Sejati (Lombok Barat).

“Alhamdulillah tahun ini Loang Baloq bisa masuk ke 50 besar terbaik nasional. Tahun lalu Loang Baloq hanya mampu bertahan pada daftar 300 besar se-Indonesia”.

kata Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kota Mataram H Nizar Denny Cahyadi di Mataram, dikutip dari laman republika.co.id.

Senada dengan Kadispar Kota Mataram, Kadispar Lombok Barat juga mengucapkan syukur atas hasil yang diraih Desa Wisata Buwun Sejati.

“Alhamdulillah pengumuman hari ini Desa Buwun Sejati masuk kurasi 50 besar desa wisata. Saya ucapkan selamat kepada Desa Buwun Sejati berhasil mewakili NTB”.

kata Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat, H. M. Fajar Taufik, dikutip dari laman dispar.lombokbaratkab.go.id.

Atas raihan prestasi ini, Taufik berharap seluruh desa wisata yang ada di Lombok Barat dapat lebih termotivasi. Beberapa desa lain bisa mengembangkan desa wisata yang lebih berkualitas dan berkelanjutan untuk Indonesia Bangkit.

3. Visitasi 50 Desa Wisata ADWI 2022

Tahapan selanjutnya setelah pengumuman 50 Besar ADWI 2022 adalah visitasi langsung ke 50 Desa Wisata. Kegiatan ini akan dilakukan Menparekraf bersama perwakilan dewan juri.

“Insya Allah saya akan melakukan visitasi langsung ke 50 desa wisata untuk menyapa masyarakat didampingi dengan perwakilan dewan juri untuk melakukan penilaian terhadap 7 kategori ADWI 2022”.

ujar Menparekraf Sandiaga Uno saat menyapa secara virtual dalam Bimbingan Teknis 50 Besar ADWI 2022 dikutip dari kemenparekraf.go.id.

Menparekraf Sandiaga mengatakan desa wisata yang masuk dalam 50 besar ADWI 2022 terbukti memiliki daya tarik wisata yang variatif, dari mulai wisata religi, ekowisata, bahari, budaya, agrowisata, dan lainnya. 

“Kegiatan visitasi nanti bisa menjadi ajang promosi bagi desa wisata untuk meningkatkan jumlah kunjungan dan meningkatkan omzet penjualan produk ekonomi kreatif, dimana peran pemerintah daerah juga sangat penting dalam memberikan stimulus sehingga menghadirkan para local champion dan meningkatkan kapasitas SDM. Sehingga menjadi best practice bagi desa-desa wisata lainnya,” ujarnya.

4. Persiapan Kota Mataram dan Lombok Barat dalam Visitasi ADWI 2022

Dinas Pariwisata Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat langsung berbenah pasca pengumuman 50 Besar ADWI 2022.

Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat dalam rilisnya mengatakan menggandeng tim dari Associaton of Hospitality Leader Indonesia (AHLI) NTB dan Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Mataram untuk melakukan pendampingan kepada Desa Wisata Buwun Sejati.

Tidak hanya itu, Ketua Pokdarwis Desa Buwun Sejati, Khairul Uzain dalam rilis Dinas Pariwisata Lombok Barat mengatakan pihaknya sejauh ini sudah melakukan persiapan terutama untuk Pokdarwis dan pengelola wisata. Mulai dari pelatihan guide, kursus bahasa inggris dan juga study tour.

“Karena tidak cukup dengan pengetahuan disini saja jadi mereka perlu untuk belajar keluar terutama ke desa-desa wisata yang sudah maju. Dan saya optimis kita bisa masuk 5 besar pada ajang ADWI tahun ini,” ujarnya.

Sedangkan Dinas Pariwisata Kota Mataram akan melakukan pembenahan dan penataan di destinasi Taman Loang Baloq.

Penataan di Taman Loang Baloq juga dilakukan di destinasi religinya, yakni Makam Loang Baloq yang dikeramatkan warga setempat.

“Masih ada beberapa titik yang belum selesai kita kerjakan, seperti tembok pembatas bagian depan dan samping, fasilitas penunjang lainnya untuk menghalau gelombang pasang yang masuk ke areal Loang Baloq, kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram H Nizar Denny Cahyadi di Mataram, dikutip dari laman republika.co.id.”

TERIMAKASIH!

Terimakasih kawan telah membaca hingga akhir artikel, semoga informasi yang kami berikan dapat menjadi semangat kawan menjelajahi kekayanan negeri ini!

Jika kawan Travbuck membutuhkan guide, informasi, maupun kendaraan, jangan segan untuk menghubungi kami di media sosial kami ya! jangan lupa untuk cek artikel kami terkait Pantai Selong Belanak, Panorama Pantai Hawaii di Pulau Lombok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *