June 16, 2024

Festival Komunitas Seni Media (FKSM) 2023 sukses diselenggarakan di UPTD Taman Budaya Provinsi NTB, tanggal 2 sampai 8 September 2023. Festival ini menjadi wadah untuk memperkenalkan seni media agar lebih dekat kepada masyarakat lokal.

1. FKSM (Festival Komunitas Seni Media)  

FKSM merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan Direktorat Perfilman, Musik, dan Media, Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Untuk penyelenggaraan tahun ini, Kemendikbudristek berkolaborasi bersama Arcolabs dan UPTD Taman Budaya Provinsi NTB.

Seluruh area UPTD Taman Budaya pun dipilih sebagai lokasi kegiatan, sehingga beragam karya dan pertunjukkan yang ditampilkan selaras. Alhasil, FKSM 2023 berhasil menarik 9.910 pengunjung selama festival berlangsung.

Sebagai informasi, sebelum bernama FKSM, festival tersebut bernama Pekan Seni Media (PSM) dan telah dipresentasikan di berbagai daerah Indonesia, mulai dari Pekanbaru (2017), Palu (2018), Samarinda (2019), dan Bengkulu (2022).

2. ‘Tanah Dialektika’ FKSM 2023

Mengangkat tema ‘Tanah Dialektika’, FKSM 2023 memiliki konsep yaitu membangun jejaring, berinteraksi, bertukar, dan saling belajar antara seniman, penyelenggara, pekerja kreatif, dan penonton.

Kurator pameran seni media FKSM 2023, Jeong Ok Jeon mengharapkan, seluruh pihak bisa merayakan dan mendukung nilai-nilai komunal, identitas, serta kontinuitas dalam mengejar pengalaman estetika baru. Hal ini terwujud dalam berbagai program FKSM 2023, termasuk salah satunya dalam bentuk pameran.

“Harapannya bentuk dukungan bisa diberikan terhadap kebaruan dan inovasi melalui dunia seni, sains dan teknologi ini yang telah diwujudkan dalam berbagai bentuk program, diantaranya seperti pameran, pertunjukan silang media, bincang seni, lokakarya, dan tur galeri,” harapnya.

3. Memboyong 21 Komunitas/Kolektif Seni Se Indonesia

Sebanyak 21 komunitas/kolektif seni dari seluruh Indonesia turut berkontribusi memberikan hasil karya mereka untuk ditampilkan tahun ini di UPTD Taman Budaya Provinsi NTB.

Para seniman yang terlibat dipilih berdasarkan komisi, undangan serta panggilan terbuka dari penyelenggara FKSM 2023.

Para seniman yang terlibat di antaranya:

  1. Bulqini (Bandung, Jawa Barat) berkolaborasi dengan Mantra Ardhana dan Sanggar Aruntala (Lombok, Nusa Tenggara Barat).
  2. Densiel Lebang x Standart Collective (DKI Jakarta).
  3. Faisal Kamandobat dengan Sanggar Matur Nuwun (Majenang, Jawa Tengah) & Universtitas Nahdlatul Ulama NTB (Mataram, Nusa Tenggara Barat).
  4. Funlabs.id (Mataram, Nusa Tenggara Barat).
  5. Gondola Team (DKI Jakarta), Heri Dono & Studio Kalahan (DI Yogyakarta).
  6. KAE & Ruang Digital Indonesia & Oberlan Monroe (DKI Jakarta).
  7. Kolaborasi Seniman Lombok (Lombok, Nusa Tenggara Barat)
  8. Komunitas SEATAP UNDIKMA (Mataram, Nusa Tenggara Barat)
  9. Muhamad Hafiz Maha & GudRnD (DKI Jakarta)
  10. New Pesimism Studio + Natasha Tontey (DKI Jakarta/DI Yogyakarta)
  11. Organic Mind (Mataram, Nusa Tenggara Barat)
  12. Pasirputih (Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat)
  13. Perempuan Pengkaji Seni (Sidorjo, Jawa Timur)
  14. Performance RAR (Bandung, Jawa Barat)
  15. Prewangan Studio (Tuban, Jawa Timur)
  16. Rachmat Mustamin & Studio Patodongi x NARA Ink (Makassar, Sulawesi Selatan)
  17. Sikukeluang (Pekanbaru, Riau)
  18. SIKU Ruang Terpadu (Makassar, Sulawesi Selatan)
  19. Theo Nugraha & Mutuals (Samarinda, Kalimantan Timur & Palu, Sulawesi Tengah)
  20. Heri Dono & Studio Kalahan (DI Yogyakarta).
  21. Kolaborasi Seniman Lombok (Lombok, Nusa Tenggara Barat)

4. Diskusi Seni sebagai Pengenalan Seni Media

Sebelum FKSM 2023 berlangsung, pihak penyelenggara juga mengadakan Diskusi Seni yang dilaksanakan di tiga daerah, yaitu Kupang (NTT), Bali dan Mataram (NTB). Kegiatan Diskusi Seni ini bertujuan sebagai bentuk pengenalan akan seni media.

Dari tiga diskusi yang diadakan, salah satunya membahas mengenai ‘Membangun Konektivitas dan Sinergi Komunitas Seni Media/Intermedia’.

Pembahasan tersebut memiliki makna akan pentingnya berbagi ide, dan berinteraksi dalam membangun komunitas seni, yang dapat saling mendukung dan mendorong pertumbuhan seni, khususnya lingkup seni media/ intermedia di Indonesia.

5. Apreasisi Pengunjung FKSM 2023

FKSM 2023 ini pun mendapat apresiasi dari pengunjung yang datang. Terlebih lagi, antusiasme pengunjung sangat tinggi, terlihat dari membeludaknya antrean pengunjung setiap harinya.

Elmy, salah satu pengunjung FKSM 2023 mengaku baru pertama kali mengunjungi pameran seni dengan tema seperti ini. “Berhubung saya baru pertama kali ke acara kaya gini jadi merasa terkesan dan kagum liat semua karya-karyanya,” ujarnya.

“Mengangkat unsur- unsur budaya Indonesia juga menjadi langkah untuk memperkenalkan beragam budaya ke para pengunjung yang hadir,” sambungnya.

TERIMAKASIH!

Terimakasih kawan telah membaca hingga akhir artikel, semoga informasi yang ada menjadi semangat kawan mempelajari dan mengetahui inovasi-inovasi terbaru dalam perkembangan bidang kepariwisataan Indonesia!

Jika kawan Travbuck membutuhkan guide, informasi, maupun kendaraan, jangan segan untuk menghubungi kami di media sosial kami ya! jangan lupa untuk cek artikel kami terkait Senggigi Sunset Jazz Jadi Event Paling Ditunggu Masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *