June 15, 2024

PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) sebagai perusahaan member InJourney Group akan fokus mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika/The Mandalika. Kawasan Mandalika ini ke depan akan dijadikan sebagai kawasan destinasi utama sport tourism di Indonesia.

1. Langkah Strategis Jadikan Destinasi Sport Tourism

Direktur Utama ITDC, Ari Respati menyampaikan, mengangkat citra The Mandalika sebagai destinasi utama sport tourism di Indonesia merupakan langkah strategis yang tepat.

“Melalui pengembangan infrastruktur olahraga yang modern, menjadi tuan rumah acara olahraga internasional, membangun kemitraan internasional, mendorong pengembangan olahraga lokal. Serta promosi dan pemasaran yang efektif, dengan menyelenggarakan acara olahraga berkelanjutan. Dengan tujuan untuk menciptakan multiplier effect dalam peningkatan perekonomian lokal dan nasional,” ungkapnya.

2. Mandalika sebagai Destinasi Olahraga Internasional

Sport Tourism sendiri merupakan bentuk pariwisata yang menitikberatkan pada partisipasi dalam beragam kegiatan olahraga atau acara olahraga. Dengan tujuan untuk menggabungkan kegiatan fisik dan hiburan dengan pengalaman perjalanan wisata yang menarik.

The Mandalika adalah destinasi sport tourism eksotis yang menjadi magnet bagi wisatawan dan para pecinta olahraga di seluruh dunia. 

“Pengembangan sport tourism berkelanjutan di The Mandalika adalah salah satu prioritas utama kami. Kami berkomitmen untuk menjadikan The Mandalika sebagai destinasi olahraga unggulan di tingkat internasional. Kami yakin bahwa The Mandalika memiliki potensi besar untuk menjadi pusat perhatian dalam dunia sport tourism,” ujar Ari.

3. Rencana Pengembangan Mandalika

Adapun sejumlah event olahraga berskala nasional dan internasional telah berlangsung di The Mandalika. Di antaranya, World Superbike, MotoGP, Shell Eco Marathon, balap sepeda L’Etape, TNI Marathon serta sejumlah kegiatan olahraga air.

Sementara dari segi fasilitas olahraga, selain ada Sirkuit, ITDC tengah merencanakan membangun equestrian estate, fasilitas padel tennis. Bahkan membangun lapangan bola dengan menggandeng pihak ketiga.

Ari menambahkan, lanskap The Mandalika yang memiliki garis pantai sepanjang 17 kilometer ini dengan pasir putihnya. Lalu, bukit-bukit yang disambungkan dengan jalur jalan yang berkualitas juga, memungkinkan untuk dimanfaatkan sebagai lokasi olahraga lain.

“Misalnya triathlon, lari lintas alam, bahkan sepeda lintas alam. Jadi masih banyak yang bisa dikembangkan di kawasan The Mandalika. Hal ini tentunya butuh kolaborasi dan sinergi antar banyak pihak,” jelasnya.

4. Kolaborasi Wujudkan Ekosistem Sport Tourism

Pihaknnya pun percaya dengan kolaborasi dan dukungan pemerintah pusat dan daerah, akan mampu mendorong percepatan terwujudnya ekosistem sport tourism di NTB. Sehingga hal tersebut semakin memperkuat nilai jual kawasan The Mandalika dan NTB.

“Dengan kolaborasi, dukungan pemerintah pusat dan saerah, saya percaya dapat mempercepat terwujudnya sebagai destinasi sport tourism utama di Indonesia. Sehingga The Mandalika dan NTB dapat menjadi kutub pertumbuhan ekonomi baru berbasis sport tourism,” tutup Ari.

TERIMAKASIH!

Terimakasih kawan telah membaca hingga akhir artikel, semoga informasi yang ada menjadi semangat kawan mempelajari dan mengetahui inovasi-inovasi terbaru dalam perkembangan bidang kepariwisataan Indonesia!

Jika kawan Travbuck membutuhkan guide, informasi, maupun kendaraan, jangan segan untuk menghubungi kami di media sosial kami ya! jangan lupa untuk cek artikel kami seputar mandalika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *